Jumat, 17 September 2010

4 Kata Terlupa

Dalam kehidupan sehar-hari kita harus membiasakan dengan unggah ungguh yang sangat sederhana yaitu selalu mengucapkan SaToMaTe atau Salam Tolong Maaf dan Terima kasih.
Salam adalah sapaan yang paling awal kita ucapkan kalau kita bertemu dengan seseorang misal : Assalamu’alakum, Selamat Pagi, siang atau malam, Hallo, Apa kabar dan biasanya disertai dengan anggukan kepala, jabat tangan dan yang tidak kalah penting adalah senyum yang tulus.

Ucapan Maaf harus kita sampaikan jika kita terpaksa harus mengganggu seseorang, misal jika kita menanyakan alamat kepada seseorang dijalan maka akan terasa lebih sopan dan menghargai bila kita bertanya dengan didahului ucapan : Maaf Bapak/Ibu saya terpaksa mengganggu, apakah Bapak/Ibu mengetahui alamat yang saya cari ini, dengan ucapan seperti itu saya yakin orang yang ditanya akan menjawab dengan ramah dan akan menunjukkan alamat yang kita cari jika mereka mengetahuinya. Tetapi jika kita bertanya dengan tidak sopan maka kita masih beruntung jika mereka mau menjawab dan yang paling sering mereka akan membuang muka atau bahkan menunjukkan arah yang salah dengan sikap yang tidak sopan pula.

Tolong adalah suatu ucapan bahwa kita meminta tolong kepada seseorang bahwa kita menghargainya dan tidak memerintah dengan kasar. Misal : Pada saat rapat suasan tidak tenang maka pemimpin rapat dapat mengatakan Tolong saat ini jangan bicara sendiri-sendiri karena kita sedang membahas hal-hal yang sangat penting. Jika kita kerumah teman dan tidak bertemu yang bersangkutan tetapi hanya ditemui orang tuanya maka akan terasa beradabnya kita jika kita menyampaikan ucapan : Bapak/Ibu bisakah saya minta tolong untuk titip pesan untuk ……, sampaikan kalau saya kesini dan ada perlu dengannya jika nanti dia pulang tolong menghubungi saya, maka orangtua teman kita tentu dengan senang hati akan menyampaikan pesan kita kepada anaknya dan akan berbeda sikapnya jika kita berkata : Bilang sama anakmu aku kesini dan suruh dia bertemu denganku, maka orang tua teman kita dalam hati akan berkata : Dasar anak gemblung tidak tahu sopan santun cari saja sendiri, cepat pergi. Nah lho bukanya ditolong malah disumpahin.

Terima kasih adalah ucapan terakhir yang paling sering kita lupakan bahkan sering tidak mau kita ucapkan, kenapa ? karena kita tidak mau menghargai orang lain, karena ucapan terima kasih harus keluar dari hati nurani kita yang paling dalam sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan maupun orang yang telah menolong atau membantu kita. Sri Sultan saat bertemu Paskibraka 2004 mengatakan bahwa pengemis pun tidak mau mengucapkan terima kasih saat kita memberi sedekah berupa uang kepada mereka. Apa akibatnya bagi pengemis tersebut, saya yakin dan percaya bahwa Tuhan tidak akan akan memberikan rejeki yang berlebih kepadanya karena yang bersangkutan tidak pernah bersyukur atas karunianya. Hal ini terbukti saat kita bertemu lagi dengannya maka kita akan terasa berat untuk kembali memberikan uang kepadanya karena hati kita berbicara “kenapa saya beri lagi, wong tidak ada terima kasihnya”.


Sumber : http://kahlilpooh.wordpress.com/

0 komentar:

Poskan Komentar